Mahasiswa Belum Sepakati BEM Dibentuk di Unifa
Mahasiswa Belum Sepakati BEM Dibentuk di Unifa

By KertasOnline 12 Nov 2019, 22:42:07 WIB Kampus

KERTASONLINE.COM-----Beberapa waktu yang lalu, Deputi Rektor III, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Mujahid menyebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) akan kembali dibentuk di Universitas Fajar (Unifa) tahun ini.


Namun setelah pelantikan kedua Senat Fakultas yakni, Teknik dan Fakultas Ekonomi dan Ilmu-ilmu Sosial (Feis), sampai saat ini BEM belum juga dibentuk. Hal itu bukan tanpa sebab, kata Mujahid, sudah mengupayakan dan menghubungi dua pengurus lembaga, tetapi tidak ada respon.

Baca Lainnya :


"Tidak ada respon, kita mengatakan kita membentuk BEM supaya ada wadah pemersatu. Mungkin mahasiswa punya pertimbangan lain, akhirnya sampai dengan hari ini ya belum," ujarnya.


Lebih lanjut, ia menjelaskan, di statuta kampus mengatakan, organisasi lembaga kemahasiswaan di tingkat Universitas adalah BEM. "Itu jelas hierarkinya, kalau ada BEM Universitas pasti baguslah. Itukan resmi, legal dan ada anggaran," jelasnya.


Sementara itu, Ketua Senat Feis, Fandi Putra Ardi, mengatakan, BEM memang seharusnya dibentuk lagi, namun karena beberapa kendala dan belum ada persetujuan dari kedua fakultas.


"Dari dua fakultas ini belum meningkatkan pembicaraan untuk mengenai BEM Universitas," ungkapnya.


Ia menambahkan, secara koordinasi BEM seharusnya disetujui terlebih dahulu oleh Dekan masing-masing fakultas, Biro Kemahasiswaan, dan Rektor.


"Tapi kalau memang itu harus dari kedua fakultas, mungkin beberapa waktu yang akan datang saya akan tanyakan dulu kesiapan dari teknik, bagiamana untuk hadirnya lagi BEM," tuturnya.


Sementara itu, Ketua Senat Teknik, Taufiq Ismail, mengungkapkan, Teknik belum sepakat untuk pembentukan BEM lagi, karena ada beberapa pertanyaan besar mengenai hal itu.


"Sebenarnya mau ditahu dulu kita buat BEM untuk apa, karena selama ini kita masih bisa menjalankan semua senat masih bisa, dan saya rasa BEM itu harus dari inisiasinya mahasiswa," katanya.


Lanjut Taufiq, untuk pembentukan BEM, hal itu perlu dianalisis lebih dalam. "Saya rasa perlu kita ada pembicaraan lebih lanjut mengenai ini," imbuhnya.(*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment