Resensi Buku : Quantum Reading

0
291

Hai, sobat KERTAS, pada resensi kali ini akan dibuat resensi dari buku Quantum Reading. Mau tau buku apakah itu ? lets read!

Judul Buku      : Quantum Reading “Cara Cepat dan Bermanfaat Merangsang Munculnya Potensi Membaca”

Editor              : Hernowo

Penerbit           : Kaifa

Tahun Terbit    : 2015 (Edisi Baru)

Tebal Buku      : 220 halaman

Quantum Reading, buku setebal 220 halaman ini tersusun dari berbagai macan buku terkenal karya berbagai ahli terkenal dunia yang telah sukses dengan karya- karya mereka. Quantum Reading berisi sekumpulan teknik yang sangat praktis untuk memunculkan potensi membaca anda secara gampang dan menyenangkan. Ada banyak teknik didalam buku ini yang memungkinkan anda memilih salah satu atau dua teknik yang sesuai dan cocok dengan dengan karakter anda.

Quantum dapat dipahami sebagai “interaksi yang mengubah energy menjadi pancaran cahaya yang dahsyat”. Dalam konteks belajar, Quantum dapat dimaknai sebagai “interaksi yang terjadi dalam proses belajar niscaya mampu mengubah berbagai potensi yang ada dalam diri anda menjadi pancaran atau ledakan gairah (dalam memperoleh hal- hal baru) yang dapat ditularkan (ditunjukan) kepada orang lain”.

Buku ini dibagi dalam dua bab yaitu yang pertama mengenai “konsep baru membaca buku” dan yang kedua mengenai “teknik baru membaca buku”. Dimana dari itu  anda akan mendapatkan hal- hal yang menarik berkaitan dengan kegiatan membaca, anda akan diajak membangkitkan atau menghidupkan  minat membaca anda yang mungkin telah hilang dengan  berbagai trik- trik yang sederhana yang mungkin tidak anda sadari.

Buku ini secara keseluruhan tersetruktur dari empat komponen, dimana keempat komponen ini begitu membantu dalam penyerapan makna dari buku ini. Keempat komponen tersebut sebagai berikut:

  1. Komponen “Body Text” merupakan teks-teks yang digunakan pengarang memaparkan gagasan inti atau cerita satu yang bersambung-sambung antara bab satu dengan bab selanjutnya.
  2. Komponen visualisasi atau penggamabaran secara konkret gambaran penting di setiap halaman akan lebih sampai ke pembaca disertai penjelasan lewat gambar.
  3. Komponen “kotak tindakan” berfungsi untuk menghentikan sejenak pembaca dan merenungkan apa yang di dapat.
  4. Komponen kata-kata penyemangat, kata- kata sakti atau bertuah yang dikutip dari ucapan tokoh terkenal yang berfungsi meyemangati pembacanya.

Secara keseluruhan buku ini memang mengagumkan karena syarata akan materi yang bermanfaat bagi pembacanya, namun dari semua itu ada yang hal yang membuat buku ini menjadi kurang. Yaitu mengenai paragraph- paragraph pembuka sebuah bab yang saya rasa sangat panjang lebar akan tetapi kurang begitu bermanfaat karena terlalu sulit dicerna untuk masyarakat awam. Selain itu dalam buku ini terlalu banyak mengutip dari pendapat- pendapat para ahli sehingga originalitas ide dari pengarang kurang begitu kelihatan, tertutupi oleh pendapat- pendapat orang lain.

Penulis : Ikhlasul Amal

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here