Tulisan Pemimpi

0
357

Aku sengaja menuliskan sajak

Aku sengaja menuliskan puisi

Keduanya kutulis hingga tak terhitung jumlahnya

Dan semuanya kutulis khusus untukmu, para pemimpin negeriku

 

Aku sengaja menuliskan sajak

Aku sengaja menuliskan puisi

Karena aku tahu, betapa sulitnya bertemu denganmu

Apalagi berbicara sambil meneguk secangkir teh, susu, atau kopi!

 

Lewat sajak dan puisi

Maka perkenankanlah aku menuliskan beberapa hal

Bahwasanya akulah anak negeri yang merindukan keadilan

Bahwasanya akulah anak negeri yang menantikan perdamaian

 

Lewat sajak dan puisi

Maka perkenankanlah aku bertanya beberapa hal

Kemanakah nilai-nilai pancasila, etika, dan norma yang sering kau tanamkan?

Mengapa aku tak melihat ketiganya dalam sosokmu?

 

Harap dan inginku sederhana

Aku juga ingin merasakan dunia pendidikan yang sebenar-benarnya

Yang katanya mampu mencerdaskan siapapun yang ada didalamnya

Tanpa pernah berharap terinjak pantofel mengkilap di Negeri sendiri.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here