Kau Yang Namanya Kutulis Pakai Inisial 1

0
94
Ilustrasi.

Aku duduk berdua dengan seseorang yang mirip denganmu

suara yang pelan, mata yang tidak bening namun teduh

mengalahkan seluruh pohon-pohon berdahan besar dan berdaun lebat

dikumpul jadi satu memeluki rumahku.

 

Aku mungkin belum bercerita kalau aku menyukai sore yang terang namun hangat

Aku juga menyukai hujan yang mengguyur

Supaya apa?

Ya, supaya bukan apa-apa.

Hanya suka saja.

Sama seperti suka kamu.

 

Pulangnya, aku kepikiran pengin belajar menggambar.

Dan menggambar rupamu dengan sederhana.

Supaya aku ingat, kelak ketika aku menjadi tua dan pikun.

Dan tidak mengenal rupa-rupa orang terdekatku.

Aku akan membuka kardus usang di kolong tempat tidurku.

Dan melihat gambarku;

kau satu-satunya rupa yang terpencil di ingatanku.

 

Makassar, 16 Desember 2017

Penulis : Rie

 

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here