Puisi: Terjebak

0
319
IST. (Sumber: google.com)
IST. (Sumber: google.com)
IST. (Sumber: google.com)
Widyaningsih | KERTAS

Terenyuh, saat kau bercumbu dengan sepi

Nampak kau begitu melarat

Ingin ku buka pintu hatimu

 

Namun, tatapanmu setajam belati

Mengisyaratkan agar aku berlalu

Membuatkan sekat untuk aku tak berani mendekatimu

 

Hingga suaramu bergeming dari kejauhan

Dengan lirih membuatku diam sejenak

Lantas apa yang harus aku lakukan?

Membiarkanmu larut oleh luka yang tak ada penawarnya?

 

Bangunlah!

Lenyapkan suasana sepi itu

Bangunlah!

Sebagaimana fajar menunggu malam berlalu

Bangunlah!

Layaknya pejantan tangguh

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here