Melacak Jejak dan Keunikan Musik Barutung

0
187

KERTASONLINE.COM – Sejarah panjang Kabupaten Enrekang atau biasa dikenal dengan sebutan Massenrempulu tidak lepas dari peninggalan sejarah, baik mengenai adat, tradisi maupun budayanya, salah satu contohnya adalah Musik Barutung.

Alat musik tradisional tersebut berbahan bambu, dengan ditumbukkan ke tanah saat dimainkan. Musik barutung sendiri berasal dari Desa Parombean, Curio, yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Enrekang, yang masih terjaga hingga sekarang meskipun sudah jarang ditemukan di hari-hari biasa.

Seorang pemuda yang mengerti terkait sejarah Massenrempulu, Andi Paliu Suloi (26), saat ditemui di kediamannya, ia mengatakan, asal mula penemuan alat musik tradisional itu berasal dari ketidaksengajaan warga setempat, di mana pada saat antre, sembari menunggu giliran untuk mengambil air di sumur mereka menumbuk-numbukkan bambu tempat air tersebut ke tanah.

“Alat Musik Barutung didapat secara tidak sengaja karena pada saat mengambil air di sumur kan orang-orang membawa bambu untuk diisi air. Untuk menunggu giliran, sama-sama menumbuk-numbukkan bambunya kemudian di situ lambat laun ada irama makanya sampai sekarang disempurnakan jadi musik barutung,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria lulusan Universitas Hasanuddin itu menjelaskan, Musik Barutung juga dijadikan ritual khusus seperti penangkal bencana (Tolak Bala), dikarenakan orang-orang terdahulu sangat erat hubungannya dengan alam, yang kemudian membuat mereka percaya bahwa dengan menumbuk-numbukkan bambu ke tanah dapat menjauhkan bencana seperti hujan deras yang disertai angin kencang.

“Musik Barutung juga ada yang ditarik dari ritual-ritual tertentu contohnya mattola abala, kalau orang dulu kan persahabatan dirinya dengan alam itu masih erat, kalau dimaknai itu Insyaallah kalau yakin ki dangan catatan hubungan antar dirita dengan alam harus selaras, meskipun itu hanyalah kepercayaan orang dahulu,” tuturnya

Musik Barutung biasanya dimainkan pada saat, penyambutan, ritual adat, festival budaya, dan acara-acara besar lainnya.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here