Kurangnya Minat Baca Mahasiswa

0
311
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Mengapa pelajar khususnya di kalangan perguruan tinggi “mahasiswa” memiliki minat membaca buku sangat rendah? Inilah sebuah deretan yang kemudian sulit diejawantahkan oleh mahasiswa itu sendiri. Kemudian kita ketahui bahwa mahasiswa yang notabene masyarakat ilmiah, tetapi realitas mengatakan bahwa tidak sedemikian itu, apakah pengaruh teknologi sehingga minat membaca buku sangat rendah?

Perluh kita sadari bahwa membaca buku, kita mampu menelanjangi dunia. Melalui buku, kita sangat mudah melihat kondisi yang ada. Dengan melihat kondisi luar, maka akan mempermudah kita menentukan sikap dalam bertindak. Dengan membaca buku akan memaksa kita untuk tidak berpikir sempit. Dari hasil membaca itulah yang kemudian akan memberikan kita pengetahuan-pengetahuan baru.

Dalam perspektif penulis, mahasiswa memiliki tingkat membaca sangat rendah yang tidak lain dan tidak bukan yaitu pengaruh teknologi yang demikian menggorogoti kita dalam dunia akademik. Jikalau kita renungkan ini tidak terlepas dari doktrin-doktrin industri yang sifatnya manipulatif yang dimotori oleh kapitalisme melalui media yang mengubah paradigma pelajar menjadi masyarakat konsumtif, tidak lagi menjadi masyarakat ilmiah.

Dari sinilah muncul kurang minat membaca kalangan pelajar/mahasiswa sehingga eksistensi mahasiswa tidak lagi menjadi subjek melainkan objek itu sendiri. Saudara(i) sekalian, inilah yang kemudian harus kita renungkan dan merekonstruksi kembali mengenai apa yang terjadi di realitas sekarang ini, dan saya haqqul yakin jikalau budaya membaca yang kita terapkan dalam dunia material ini, maka bukanlah sebuah kehampaan yang kita dapat, melainkan hal-hal yang bernuansa intelektul dan itulah yang kemudian memanifestasikan manusia yang rasional dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Fikri Haikal

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here