Tolak Omnibus Law: Protes Mahasiswa Makassar Kembali Bergejolak

0
182
Tampak salah satu massa aksi melakukan orasi

KERTASONLINE.COM – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Makassar (Makar) kembali menggelar aksi unjuk rasa, di Jl. Urip Sumohardjo, depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jumat, 13 Maret.

Unjuk rasa yang berlangsung sekitar 3 jam itu membawa beberapa tuntutan yakni, tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, Tolak RUU Ketahanan Keluarga, tolak RUU yang tidak pro rakyat, adili pelanggar HAM, sahkan RUU PKS serta hentikan komersialisasi pendidikan.

Sebelumnya, Aliansi Makar telah melakukan aksi pada Senin, 9 Maret lalu. Beberapa kampus yang tergabung dalam Aliansi Makar yakni UMI, Universitas Atma Jaya Makassar, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, STIMIK AKBA dan Universitas Pejuang RI.

Awalnya, beberapa mahasiswa dari pelbagai kampus menuju titik kumpul di sisi kanan kampus UMI, sebelum menuju ke titik aksi.

Pukul 15.38 massa mulai menuju titik aksi. Tiba di titik aksi, massa mulai merapikan barisan dan memblokade satu ruas arah timur Jl. Urip Sumohardjo.

Gumpalan asap hitam menghiasi aksi serta nyanyian tolak Omnibus Law terdengar jelas. Beberapa massa menahan truk kontainer untuk dinaiki sambil bergantian berorasi.

Massa juga membantu membukakan jalan setiap ambulans yang membawa pasien agar segera tiba di rumah sakit.

Beberapa massa aksi membukakan jalan untuk salah satu ambulans.

Saiful, selaku Jenderal Lapangan, mengatakan, aksi tersebut adalah bentuk protes mahasiswa terhadap RUU Cipta Kerja.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan, dalam perumusan sendiri, RUU Cipta Kerja sendiri sama sekali tidak melibatkan elemen masyarakat, khususnya kaum buruh.

“Padahal jika kita melihat dampak dari RUU Omnibus Law ini sangat memberatkan baik itu dari pihak buruh, petani, nelayan, bahkan sampai mahasiswa,” ungkapnya.

Tampak massa aksi mengangkat poster tuntutan.

Ia menegaskan, aksi penolakan RUU Cipta Kerja tersebut akan terus berlanjut.

“Kepadanya masih banyak aksi-aksi selanjutnya dalam hal pengawalan RUU Omnibus Law sampai rakyat menang,” tutupnya. (fzr/ifa*)

Editor: Muhammad Farhan

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here