Radikal Lanjut RDP ke-2 di DPRD Suslel

0
308
radikal makassar

MAKASSAR, KERTASONLINE.COMAliansi Gerakan Pendidikan Anti Liberalisasi (Radikal) kembali melanjutkan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Selasa, 30 Agustus kemarin di DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo.  Sebelumnya, 10 Mei lalu telah diadakan RDP, namun berkhir deadlock karena Rektor dari Perguruan Tinggi yang tergabung dalam aliansi tidak hadir dalam RDP tersebut.

Sekretaris Komisi E bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs. Marjono saat RDP berlangsung menerangkan, UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (UUPT) yang menjadi poin pertama tuntutan mahasiswa harus dikaji kembali. Maka dari itu, Marjono menunjuk Universitas Hasanuddin (Unhas) dapat menjadi pusat tempat kajian. Alasannya, Unhas mempunyai banyak pakar hukum di dalamnya.

Lebih lanjut, Marjono juga menerangkan, ada dua cara yang bisa dilakukan mahasiswa untuk menuntut pencabutan UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi tersebut, yakni melelaui cara politik dan hukum. “Pertama, cara politik melalui DPRD kemudian disampaikan ke DPR RI. Kedua, cara hukum melalui dosen-dosen hukum yang ada di kampus kemudian mengajukan langsung ke MK,” jelasnya.

Selain pencabutan UUPT, Radikal juga menuntut segala bentuk kekerasan akademik, transparansi anggaran, pelarangan aktivitas malam, militerisme dalam kampus, dan menjamin kebebasan pers mahasiswa dalam dunia pendidikan tinggi.

“Tidak semua kampus masalahnya sama. Oleh karena itu, barang kali hasil pertemuan ini, kita akan buat rekomendasi supaya persoalan kampus diselesaikan melalui interen kampusnya. Jika negosiasi mahasiswa dan birokrasi kampus tidak menemukan titik temu, silahkan menyampaikan ke DPR untuk dimediasi,” Ungkap Marjono.

Tidak hanya Marjono, staf ahli perwakilan gubernur, Sulkaf S Latief saat RDP berlangsung turut angkat bicara. “Aspirasi ini (tuntutan) sangat bagus. Tetapi aspirasi ada jalurnya, ada mekanismenya. Dan ini DPR sudah sangat bagus memberi fasilitas,” katanya.

RDP tersebut dihadiri beberapa petinggi kampus di Makassar. Diantaranya, Wakil Rektor (WR) III STIMIK Dipanegara, WR III UIN Alauddin, WR III Unhas, WR III Unismuh,  WR I STIMIK Handayani, Rektor  STIM Nitro, dan Dekan FKIP UVRI. (*)

Penulis: Chaerul Ma’ruf/Segitarius
Editor: Andi Nur Isman Sofyan
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here