Menristekdikti Larang Organisasi Anti Pancasila Hidup di Kampus

0
299
Menristekdikti, Mohamad Nasir. (foto: dikti.go.id)

JAKARTA, KERTASONLINE.COM – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menyatakan tidak boleh ada organisasi mahasiswa yang ideoliginya tidak sesuai dengan pancasila hidup di kampus.

Pernyataan tersebut disampaikan Menristekdikti pada rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) dihadapan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri  dan Koordinator Kopertis se-Indonesia yang mengangkat tema “Menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI Berlandaskan Pancasila dan UUD 1945” di Jakarta, Selasa 17 Mei lalu.

Menurut dia, gerakan-gerakan anti pancasila dapat mengikis rasa cinta tanah air, memunculkan radikalisme dan intoleransi yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Semua organisasi yang ada tidak berlandaskan Pancasila dan UUD ini yang tidak boleh ada di kampus. Serta organisasi yang merendahkan orang lain, merendahkan agama dan tokoh lain, ini yang tidak boleh ada di kampus. Tolong para rektor, para dosen, direktur, ketua jurusan, itu mengawal betul ya apa yang terjadi di situ,” kata Nasir

Untuk itu, Kemenristekdikti telah menyiapkan formulasi untuk mencegah berkembangnya gerakan-gerakan yang bertentangan dengan nilai-nilai pancasila, paham radikal dan intoleransi di kampus melalui “General Education”.

“Program ini di bawah Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) ini berusaha menanamkan wawasan kebangsaan, bela negara, cinta tanah air, serta pluralism. Kebhinekaan harus kita jaga dan kembangkan lebih baik,” jelas Nasir.

Lebih jauh, dia meminta pimpinan perguruan tinggi agar dapat mengawasi berkembangnya paham radikal dan intoleran di lingkungan kampus karena dapat merusak suasana akademis.

“Kampus itu jangan sampai bermain politik di dalam kampus. Tidak boleh ada politik, ini mengakibatkan benturan di keluarga dan pertemanan,” tuturnya.

Sumber: dikti.go.id – detikcom

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here