Ledakan di Harimau Berasal dari Toko Ilegal

0
196

MAKASSAR, KERTASONLINE.COM — Ledakan yang terjadi di Jalan Harimau, Minggu, 11 September 2016 tadi diketahui merupakan gudang tabung gas jenis elpiji ilegal. Hal tersebut disampaikan langsung oleh walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat melakukan survei di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Walikota Makassar mengatakan, menurut data Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) kota Makassar, toko tersebut tidak terdaftar didalamnya. Sehingga dipastikan toko tersebut melakukan praktek yang tidak memiliki izin.

Menurut data yang diterima, ledakan dahsyat tersebut terjadi sekira pukul 21.15 Wita yang membuat geger warga sekitar.

Kepala Kepolisian Daerah Sulewesi Selatan, Irjen Anton Chariyan memastikan ledakan disebabkan oleh tabung gas. “Kami sudah pastikan, ledakan bukan dari bom, tapi tabung gas. Apalagi lokasi ledakan adalah gudang tabung gas,” terangnya kepada wartawan.

Akibat kejadian tersebut, 3 unit mobil dan beberapa rumah mengalamai rusak berat. Ledakan juga mengakibatkan Trisno (18), Matkus (22), dan Poli (21) yang diduga sebagai penjaga gudang mengalami kritis akibat luka bakar. Sedangkan Yusuf (22) hanya mengalami lecet pada mata dan kaki kirinya.

Menurut warga, ledakan dahsyat yang menghebohkan tersebut terdengar hingga radius 2 kilometer dari TKP.

Hingga kini kepolisian masih mengidentifikasi penyebab lain dari ledakan tersebut. Ramdhan Pomanto menghimbau agar warga tetap berhati-hati. (ans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here