IJTI Pengda Sulsel Sorot Masalah Keamanan di Makassar

0
148
Diskusi publik dengan tema Menakar Kamtibmas Dalam Persepsi Layar Kaca yang digelar Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Pengda Sulsel, Minggu, 18 Mei.

MAKASSAR, KERTASONLINE.COM – Masalah keamanan di kota Makassar kian menjadi sorotan publik. Maka dari itu, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sulsel menggelar diskusi publik dengan tema Menakar Kamtipmas Dalam Persepsi Layar Kaca, Minggu, 18 Mei.

Diskusi tersebut merupakan langkah IJTI Pengda Sulsel untuk mencari kejelasan terkait masalah Kamtibmas dalam persepsi layar kaca yang semakin marak terjadi, khususnya di Makassar.

Penindakan dan upaya yang sudah dilakukan untuk menekan angka kejahatan di Makassar tak lepas dari peran aparat keamanan dan Pemerintah Kota.

Kendati demikian, peran aparat keamanan dan pemerintah dianggap masih belum cukup. Mengingat angka kejahatan di Makassar yang terus meningkat menjelang lebaran idul fitri.

Karena hal tersebut, IJTI Pengda Sulsel mengundang Walikota Makassar, Danny Pomanto, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi, Dandim 1408/BS Makassar, Letkol Kav Otto Sollu dan Jurnalis Trans 7 (CNN), Alwy Fauzi sebagai narasumber.

“Ini yang pertama kali kita lakukakan di pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengda Sulsel setelah mubes kemarin,” ujar ketua IJTI Pengda Sulsel, Hudzaifah Kadir, ketika memberikan sambutan sesaat sebelum diskusi dimulai.

Diskusi yang dibarengi dengan buka puasa bersama tersebut diharapkannya dapat menjadi solusi terbaik untuk lebih menekan angka kejahatan di Makassar. “Semoga masyarakat mampu beraktivitas tanpa merasa resah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata dia.

Diskusi yang dipandu presenter iNews TV, Ulfa Djalawali itu berlangsung cukup alot. Berbagai gagasan dan pertanyaan dilontarkan peserta kepada narasumber.

“Peran media, khususnya televisi, turut memberikan peranan penting dalam penanganan masalah sosial  di Makassar,” tegas Walikota Makassar, menanggapi peserta.

Disksui yang berlangsung di hotel Amaris tersebut turut dihadiri Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), praktisi media, dan organisasi jurnalis lainnya yang ada di kota Makassar. (ans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here