Buntut Penolakan Surat Edaran, Delapan Sekretariat Ormawa PPNP Ditutup Paksa

0
406
Tampak, Salah Satu Sekretariat yang Ditutup Paksa

KERTASONLINE.COM – Keluarnya Surat Edaran (SE) Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (PPNP) dengan nomor : 007/PL22/KM/2019 tertanggal 14 Januari, tentang Pemilihan Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Ditolak oleh delapan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) PPNP.

Akibat dari penolakan tersebut dikeluarkanlah SE nomor: 1185/PL22/KM2019 pada tanggal 10 April 2019 oleh pihak kampus yang berisikan tentang penegasan delapan Ormawa yang tidak menjalankan mekanisme pemilihan ketua umum UKM dan HMJ, dinyatakan ilegal dan dilarang beraktivitas serta diintruksikan untuk melakukan pengosongan sekretariat dengan batas waktu hingga 24 April.

Hingga pada hari Selasa, 7 Mei, delapan sekretariatan Ormawa yang menolak SE tersebut digembok secara paksa.

Takbir yang berada di lokasi saat pengembokan terjadi. Ia beradu argumen dan menanyakan Surat Keputusan (SK) Direktur, atas tindakan pengembokan tersebut.

“Kami minta SK pembekuan atau penonaktifan lembaga, tapi pihak dari Bidang Kemahasiswaan menjawab dan menganalogikan penutupan sekretariat sama dengan pembubaran PKI yang tidak ada surat pembubaran hanya surat perintah dari pemerintah begitupun halnya dengan ormawa skarang,” jelas Ketua Umum UKM Seni dan Budaya itu.

Ia juga menjelaskan, pengembokan delapan sekretariatan tersebut, dilakukan langsung oleh pihak Bidang Kemahasiswaan dan Satuan pengamanan (Satpam).

Sementara itu, Sekretaris UKM Penerbitan dan Siaran Kampus (Perska) PPNP, mengatakan, penolakan SE tersebut dikarenakan tidak sesuai dengan prosedur yang ada.

“Karena dalam setiap pembahasan tentang ormawa itu harus ada forum pembahasan sebelumnya, dan seharusnya yang hadir di forum itu harus melibatkan masing-masing ketua untuk membahas tentang kebijakan-kebijakan terhadap ormawa,” tegas Riswan saat dihubungi oleh Reporter Kertasonline.com, Kamis, 9 Mei.

Penolakan dan pengembokan sekretariatan delapan Ormawa tersebut yakni, Himpunan Mahasiswa Agribisnis Perikanan (Himagri), Himpunan Mahasiswa Budidaya Tanaman Perkebunan (HMBTP), Himpunan Mahasiswa Teknologi Kelautan dan Perikanan (HIMATKP), Himpunan Mahasiswa Budidaya Perikanan (Himadika), UKM Seni dan Budaya, UKM Perska, UKM Persataun Olahraga dan UKM Karate-Do. (ald/*)

Editor : Muhammad fazril

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here