Wakil Ketua Siberkreasi : Jangan Lebih Cepat Jempol daripada Otak

0
208
Wakil Ketua Umum Siberkreasi, Risky Amelia di sela-sela memberikan materi Literasi Digital dan Internet Positif di acara Tempo Goes to Campus, Rabu, 23 Me di Ballroom Unifa.

KERTASONLINE.COM – Maraknya penyebaran berita hoaks yang secara sengaja disebar oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab di Indonesia saat ini, menimbulkan efek yang begitu merugikan bagi masyarakat.

Bukan hanya kabar kibul saja yang mesti ditangkal. Tetapi, timbulnya pengguna internet yang tidak sehat dengan mengarah ke konten negatif juga memerlukan perhatian khusus.

Terkait hal tersebut, Tempo Institute hadir menyelenggarakan Tempo Goes To Campus (TGTC) dengan Tema “Lawan Kabar Kibul” yang dilaksanakan di Ballroom Universitas Fajar (Unifa), Rabu, 23 Mei.

Menurut Wakil Ketua Umum Siberkreasi, Risky Amelia mengatakan, acara ini sengaja dilaksanakan di suatu kampus di Makassar. Karena rata-rata pengguna Internet umumnya dari rentan umur 17-25 tahun dan usia mahasiswa masuk dalam kategori itu.

“Kalau mereka bisa membuat konten informasi yang positif, tidak menutup kemungkinan masyarakat akan malas membuka atau menyebar konten negatif. Maka dari itu kami berharap mahasiswa jangan lebih cepat jempol daripada otak kalian,” katanya.

Selain itu, lebih jauh dalam pemaparan materinya Risky menerangkan, selain mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, teknologi tanpa edukasi dan literasi, juga akan mengakibatkan jejaring Hoaks dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) semakin meningkat seperti yang terjadi saat ini.

Di lain sisi salah satu peserta TGTC, Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar,  Epi Aresih berharap agar melalui acara ini, mahasiswa nantinya bisa lebih bijak memfilter tsunami informasi yang semakin marak di jagad maya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Tempo Goes To Campus ini. Selain bisa jadi wadah bagi mahasiswa memperoleh pengetahuan, ini juga bisa menjadi sarana edukasi untuk mahasiswa lebih kredible sebagai nitizen,” harapnya.

Editor: Heldayanti

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here