Validasi Pembayaran Kuliah Dialihkan Melalui WhatsApp, Buntut Cekcok Mahasiswa

0
301
Kepala Biro Keuangan, Dinar.

KERTASONLINE.COM – Aksi cekcok antara mahasiswa program studi (prodi) Ilmu Komunikasi dan Fakultas Teknik berbuntut pada proses validasi pembayaran. Akibat diliburkan, seluruh mahasiswa tak bisa melakukan validasi pembayaran langsung ke Biro Keuangan.

Kepala Biro Keuangan Unifa, Dinar, mengaku, ini memang ada kaitannya dengan peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu. Sehingga, pihaknya segera membuat kebijakan agar mahasiswa tetap bisa menyelesaikan sisa pembayarannya.

“Ada kaitan mahasiswa Jumat-Sabtu diliburkan, untuk sementara tidak beraktivitas di kampus. Sementara jadwal MID Test sudah dimulai hari Senin (12 November). Padahal banyak mahasiswa yang belum melakukan validasi pembayaran uang kuliah,” ungkapnya, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu, 10 November.

Untuk itu, pihaknya tetap melayani mahasiswa terkait validasi pembayaran. Mahasiswa diminta mengirimkan bukti pembayaran melalui pesan WhatsApp. Hal itu agar proses administrasi berita acara untuk mengikuti ujian tak lagi bermasalah.

Sekadar diketahui, mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti ujian jika namanya tidak tertera di berita acara tersebut. Sehingga mahasiswa wajib menyelesaikan sisa pembayaran agar dapat diproses.

Akan tetapi, proses validasi itu bersifat sementara. Mahasiswa yang telah mengirimkan bukti pembayaran melalui WhatsApp tetap diminta menyetor bukti fisiknya paling lambat pukul 14.00, pada Senin, 12 November.

“Kalau foto sangat riskan dimodifikasi, makanya kami butuh bukti fisiknya,” jelas Dinar.

Ia menambahkan, sebenarnya sudah ada upaya untuk tidak lagi menyetor bukti fisik kepada Biro Keuangan, dengan menggunakan rekening virtual. Akan tetapi, untuk saat ini belum bisa digunakan.

“Itu masih terkendala administrasinya di bank, sehingga immplementasinya kemungkinan semester depan,” pungkasnya.(tik/*)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here