Tiga Poin Ini Melatarbelakangi Diciptakannya UU Arsitek di Indonesia

0
127
Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan, Dr. Nasrullah, saat membawakan materi terkait Sosialisasi Undang-Undang Arsitek Indonesia, dalam seminar nasional Archipreneur Corner VI yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Arsitek (HMA), Jumat, 28 Juni, di Ballroom Universitas Fajar.

KERTASONLINE.COM – Melalui seminar Archipreneur Corner VI, Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) Universitas Fajar (Unifa), adakan sosialisasi terkait Undang-Undang Arsitek Indonesia, Jumat, 28 Juni, di Ballroom Unifa.

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan, Dr. Nasrullah, menjelaskan, salah satu aset bangsa yang dapat mendorong pembangunan nasional adalah keahlian arsiteknya.

Sehingga yang melatarbelakangi dibuatnya Undang-Undang (UU) Arsitek ialah untuk mengayomi arsitek itu sendiri, lingkungan maupun pengguna jasa arsitektur.

“Sumber daya manusia yang menjalankan profesi perlu terus diperkuat agar lebih berdaya guna bagi masyarakat indonesia dan mampu bersaing dalam ranah global,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Panitia, Kasturiadi, mengatakan, tidak hanya orang yang berprofesi arsiteklah yang harus mempelajari UU ini, menurutnya, masyarakat umum pun sebenarnya juga perlu memahaminya.

“Selain menambah wawasan, mereka bisa mengetahui bahwa tidak semudah hanya membangun, menata, dan menyusun sesuai konsep melainkan ada aturan di dalamnya,” ungkapnya. (tik/*)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here