Target 50 Proposal PKM, Unifa Pastikan Ada Reward

0
145
Ilustrasi ( Sumber Foto : google.com)

KERTASONLINE.COM – Dalam rangka menghadapi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) tahun mendatang, Universitas Fajar (Unifa) menargetkan 50 penyusunan proposal Program Kreatifitas Mahassiswa (PKM).

PKM tersebut merupakan program yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia yang hanya dikhususkan untuk mahasiswa saja.

Dalam http://simbelmawa.ristekdikti.go.id yakni pedoman PKM yang telah disediakan Dikti, telah tercatat reward yang akan diberikan kepada mahasiswa jika proposal yang ajukannya berhasil lulus dari seleksi. Tentu disesuaikan dengan jenis PKM yang dipilih.

Adapun jenis PKM itu, terdiri atas 2 kategori besar yaitu 5 bidang PKM yang berbasis proposal, yaitu PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), dan PKM-Karsa Cipta (PKM-KC). Kategori kedua adalah PKM yang berbasis artikel ilmiah yaitu PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT).

Sama halnya dengan Dikti, Deputi Rektor III, Dr. Nur Khaerat Nur menyebutkan, bahwa Unifa tentunya juga akan memberikan penghargaan. Namun, kata dia, reward tersebut belum bisa ia sebutkan.

Reward itu tetap, sebenarnya pencapaian yang kita tuju ini bisa lulus proposalnya di Belmawa saja, tetapi kita harapkan ada wakil dari Unifa bisa tembus mengikuti Pimnas. Nah, itu sangat membanggakan dan pantaslah kita memberikan penghargaan bagi mahasiswa yang berprestasi,” kata penanggung jawab PKM itu.

Di lain sisi, Rektor Unifa, Prof. Sadli Abdul Djabar MPA, yang ditemui kertasonline.com beberapa waktu lalu di depan Rektorat Unifa. Ia membeberkan, penentuan reward itu akan dilakukan jika keputusan dari Dikti telah dikeluarkan.

“Kalau misalnya sudah ada proposal PKM itu kan tinggal dimodel skripsi saja. Tapi itukan baru pendapat saya pribadi yang akan saya bawa pada saat rapat, supaya mahasiswa juga termotivasi untuk membuat PKM,” beber Sadli.

Tidak hanya itu, untuk pendaftaran, Nur Khaerat menjelaskan, bagi mahasiswa yang telah membentuk tim dan memiliki ide maka mereka bisa langsung mengajukan diri ke Prodi atau bisa langsung ke Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

“3 orang dalam satu tim, ada ketua dan anggota, beda angkatan dan Prodi. Ketika mahasiswa mau menyusun proposal, itu bisa didampingi oleh dosen pendamping yang dianggap kapabel yang sesuai dengan konten dari  proposal yang akan dia susun,” imbuhnya.

 

 

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here