KERTASONLINE.COM – Menyangkut persoalan kehadiran Organisasi Daerah (Organda) di Universitas Fajar (Unifa) yang menuai pelbagai penolakan tegas dari mahasiswa. Akhirnya menemui titik terang.

Baca juga: http://kertasonline.com/kampus/mahasiswa-tolak-kehadiran-organda-di-unifa-begini-alasannya/

Hal tersebut dinyatakan Deputi Rektor lll, Bidang Kemahsiswaan dan Alumni, Dr. Nur Khaerat Nur  menyatakan, Ketua dari Organda yang dimaksud, yakni Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (IPMIL Raya) telah melakukan pemberitahuan kepada DR III terkait keberadaan Organdanya di Unifa.

“Katanya memang lembaga ini adalah lembaga eksternal bukan lembaga internal dan orientasinya untuk bagaimana memperhatikan kampungnya, menghimpun mahasiswa-mahasiswa yang berasal dari daerah Luwu,” kata Nur Khaerat saat ditemui di ruangannya, Rabu, 2 Mei.

Sementara itu, ia menegaskan, agar anggota dari Organda itu tidak memunculkan fanatisme kedaerahannya di lingkungan Unifa. Pasalnya, dianggap Khaerat, dapat menjadikan kampus tidak kondusif.

“Itu yang saya tekankan. Karena ini kan menjadi momok selama ini dan mengkhawatirkan bahwa kericuan, perkelahian antar mahasiswa itu dilatarbelakangi oleh fanatisme kedaerahan misalnya antara satu daerah dengan daerah yang lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia membeberkan, permintaan maaf juga disampaikan Ketua IPMIL Raya akan kekeliruannya menggunakan logo Unifa pada saat pelantikan badan pengurusnya.

“Jadi jangan sampai memakai atribut-atribut tentang Unifa karena itu memiliki hak paten tersendiri,” bebernya.

Kendati demikian, terkait pemakaian Unifa dibagian belakang nama Organda tersebut, sementara masih akan dibicarakan DR IIl bersama Rektor, Prof. Sadly Abdul Djabar, akan tetap diperbolehkan atau tidak.

“Katanya hanya sekadar memberikan identitas bahwa mahasiswa Luwu Raya yang ada di Unifa. Jadi tidak ada hal yang lain. Jadi saya akan kaji dan diskusikan dulu. Bagaimana tentang logo itu karena tertulis ada Unifa di situ,” tutupnya.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here