SKL Salah, Wisudawan: Parah Sekali

3
291
Tampak Surat Keterangan Lulus (SKL) milik Khaerul Khaq. (IST)

KERTASONLINE.COM — Wisudawan tahun akademik 2016/2017 Fakultas Ekonomi dan Ilmu-ilmu Sosial (FEIS) yang beberapa waktu lalu baru saja diwisuda kecewa terhadap pihak akademik.

Hal tersebut dikarenakan kurang telitinya pihak akademik dalam menjalankan tugas. Pasalnya, nomor surat yang tertera pada SKL yang diberikan sebagai bukti kelulusan tidak sesuai dengan tahun keluarnya surat tersebut.

Khaerul Khaq, wisudawan Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu, 12 Oktober membenarkan hal tersebut. Khaerul mengatakan, ia dan teman-temannya baru menyadari kekeliruan tersebut dua hari setelah diwisuda.

“Kan ada grup dibuat di line, terus ada yang bilang coba cek tanggalnya (Tahun nomor surat. Red) nda salah ji. Nah pas saya cek ternyata betul 2015,” akunya kepada kertasonline.com.

Menanggapi hal itu, khaerul menganggap pihak kampus tidak serius dalam mengerjakan tugas. “Parah sekali kejadian bisa seperti ini,” katanya.

Wisudawan Prodi Hubungan Internasional, Amir yang ditemui di lobby rektorat pun beranggapan sama. Ia mengtakan, kekeliruan tersebut merupakan hal yang fatal.

Ia juga menganggap, wisuda kemarin kurang dari segi persiapan. “Mungkin panitia pelaksana banyak pekerjaannya, jadi persiapannya itu kayak mepetki,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Dekan FEIS, Dr. Hj. Hadiaty mengakui kekurang telitian pihaknya. Ia mengatakan, hal tersebut merupakan kejadian pertama di Unifa.

“Saya tidak sempat edit juga karena saya tidak berada di Makassar pada saat itu,” katanya.

Ia juga mengatakan, redaksi kata yang digunakan pada SKL sama seperti tahun sebelumnya. Namun kesalahannya, pihaknya tidak memeriksa tahun pada nomor surat.

Mengatasi hal tersebut, ia memberi kesempatan kepada wisudawan yang ingin memperbaiki SKL. “Tindakannya kita kasih SK ulang yang tahunnya sudah di revisi 2016,” tambahnya.

Dengan kejadian tersebut, Khaerul berharap agar kinerja pihak akademik lebih diperbaiki. “Supaya lebih aktif dan teliti dalam bekerja. Apalagi Unifa mulai naik daun,” tambahnya. (ans)

Facebook Comments

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here