Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel: Budaya Harus Dijaga dan Diteruskan

0
98

KERTASONLINE.COM – Di era digital dengan teknologi yang terus berkembang, hal itu membuat kebudayaan asing mudah ditemukan sehingga banyak masyarakat Indonesia terpengaruh hingga mengabaikan budaya sendiri.

Untuk itu, Face Of Management (FOM) mengadakan dialog budaya, dengan mengangkat tema “Ada Apa Dengan Budaya?” Jumat, 5 Juli, di Ballroom Universitas Fajar (Unifa).

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan (Sulsel), Kemal Redindo Syahrul, mengatakan, budaya itu harus dijaga dan diteruskan, di zaman milenial akan masuk seperti budaya barat.

“Budaya kita adalah budaya bugis Makassar yang menganut pada budaya timur, dengan adanya budaya barat akan lebih cepat masuknya dibanding kita menjaga budaya kita sendiri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, budaya asing yang masuk lebih baik diterima dengan logika dan akal sehat.

“Budaya yang ada sejak dulu harus dipertahankan,” ungkapnya.

Sementara itu, Budayawan, Irwan Ar, menjelaskan, kebudayaan itu didukung oleh beberapa nilai, yakni kesenian, ekonomi, teknologi, politik, dan sosial.

”Salah satu cara agar kita tidak kehilangan akar budaya adalah menengok tradisi-tradisi,” tuturnya.(pit/*)

Editor: Fitriani

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here