Minim Peserta, Tim Pelaksana KKN-E Sasar Desa-desa

0
530
Ilustrasi. Sumber: hipwee.
Siti Suhartina A | KERTAS

MAKASSAR, KERTASONLINE.COM – Minimnya peserta Kuliah Kerja Nyata Entrepreneur (KKN-E) angkatan VII membuat tim pelaksana KKN-E menyasar desa-desa yang ada di kabupaten Maros.

Hal tersebut dikatakan langsung ketua tim pelaksana KKN-E, Muhammad Yusuf Ali, Sabtu, 4 Februari. Minimnya jumlah peserta pada semester ganjil, kata Yusuf, memang berbeda dengan minat mahasiswa untuk mengikuti KKN-E pada semester genap.

Maka dari itu, KKN-E angkatan VII ini hanya menyasar desa-desa yang ada di kabupaten Maros. “Kita ambil skop desa untuk perencanaan program-program KKN,” jelas Yusuf.

Kendati jumlah peserta KKN-E saat ini bertambah, dari sebelumnya hanya 163, kini menjadi 170 peserta. Jumlah itu tetap berkurang jika dibandingkan dengan jumlah peserta KKN-E sebelumnya, yaitu 367 peserta.

Yusuf mengatakan, tim pelaksana berupaya untuk mencari strategi agar pelaksanaan KKN-E pada 14 Februari mendatang tetap kondusif dan berjalan sesuai perencanaan.

“Kita mencari strategi, supaya tidak kewalahan seperti tahun lalu, harusnya sebenarnya kita tiap desa saja, tapi karena jumlah mahasiswa membludak maka kita ambil tiap dusun,” ungkap ketua tim KKN-E angkatan VII.

Dengan begitu, pelaksanaan KKN-E kali ini memilih kecamatan Mallawa dan Camba. Desa yang telah ditetapkan yaitu, Gattareng Matinggi, Samaenre, Batu Putih, Wanua Waru, Bentenge, Padaelo, Tellumpanuae, Uludaya, Mattampapole, Barugae, Sabila di kecamatan Mallawa. Sedangkan untuk kecamatan Camba yaitu desa Benteng, Cempaniga, Cenrana, Mario Pulana, Pattanyamang, Pattiro Deceng, Sawaru, Timpuseng.

Yusuf menambahkan, sebelum peserta turun ke lokasi, akan diadakan pembekalan pada 10 Februari nanti, agar pelaksanaan KKN-E angkatan VII selama 40 hari dapat berjalan efektif.

Editor: Andi Nur Isman Sofyan

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here