KERTASONLINE.COM – Universitas merupakan penyelenggara negara di bidang pendidikan, juga sebagai badan publik yang diwajibkan untuk membuka diri mengenai pengelolaan dana serta transparansi anggaran.

Maka itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Universitas Fajar (Unifa) kembali menggelar Dialog Kemahasiswaan yang bertajuk “Menciptakan Transparansi Anggaran Perguruan Tinggi, Bagaimana Dengan Unifa?” Kamis, 4 April, di Mini Ballroom Unifa.

Deputi Rektor II, Bidang Administrasi dan Keuangan, Muhammad Ridwan, mengungkapkan, sistem anggaran di Unifa sudah transparan dan akuntabilitas.

“Terkait dengan anggaran di Unifa kita terbuka, namun dalam artian tidak telanjang karena ada hal yang tidak patut untuk di sampaikan kepada mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Unifa, Dr Muliadi Hamid, mengatakan, mekanisme anggaran Unifa menggunakan anggaran berimbang dan dana yang masuk untuk tahun ini harus habis diakhir periode.

“Sebab itu, agar program kerja setiap organiasasi serta kegiatan lainnya dapat dianggarkan maka harus dilaporkan agar terealisasi,” katanya.

Selain itu, Kepala Biro Keuangan, Dinar, menyampaikan, setiap dana yang dianggarkan Unifa sudah memiliki tempat masing-masing.

“Untuk pengeluaran Unifa secara garis besar yaitu untuk Rektorat, pembelajaran, kegiatan Prodi, Humas, dan administrasi ini khusus untuk organisasi semuanya telah di tentukan sekian presentasinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, mengenai anggaran untuk lembaga kemahasiswaan membutuhkan proses dalam realisasinya dan bisa diberikan diawal namun dengan catatan kegiatan berikutnya harus mandiri.(lsm/*)

Editor: Fitriani

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here