Mahasiswa Keluhkan Kenyamanan Perpustakaan

0
412
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi
Widyaningsih | KERTAS

MAKASSAR, KERTASONLINE.COM – Perpustakaan merupakan fasilitas penunjang yang wajib ada di setiap perguruan tinggi. Ketenangan dan kenyamanan di perpustakaan menjadi hal yang patut diperhatikan. Namun lain halnya dengan realitas di Universitas Fajar (Unifa).

Mahasiswa yang notabene selalu mengerjakan tugas maupun belajar di perpustakaan akhir-akhir ini mengeluhkan suasana yang ribut. Hal tersebut dianggap mengganggu kenyamanan mahasiswa yang berada di perpustakaan.

Salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya menilai pegawai di perpustakaan Unifa tidak mengindahkan profesinya.

“Dimana-mana itu penjaga biasanya yang menegur, ini malah penjaga perpustakaan yang buat ulah. Kemudian pengunjung yang ribut juga ndak pernah ditegur. Susah memang konsentrasi kalau seperti itu keadaannya,” keluhnya kepada kertasonline.com, Selasa, 1 November.

Kepala perpustakaan, Kardina pun menanggapi persoalan tersebut. “Sumber keributannya seperti apa? Jika ada yang ribut biasa dilarangji juga, tapi kan taumi sendiri anak-anak toh, kalau dilarang sebentar begituji lagi,” pungkasnya.

Kardina mengatakan, pada waktu tertentu perpustakaan dikunjungi banyak mahasiswa. “Pada waktu (tertentu) itu banyak mahasiswa, sampai ada yang duduk dilantai dan ini over kapasitas. Jadi kalau begini, menuntut kesempurnaan itu susah juga,” tambahnya.

Rektor Unifa, Prof. Sadly Abdul Djabbar turut angkat bicara terkait hal tersebut. Ia menganggap, hal itu merupakan sebuah kesalahan.

“Tetapi kita bisa lihat, sekarang kan masih belum bisa kita taati dengan bagus karena ruang perustakan kita sebenarnya sngat kecil dibandingkan dengan kebutuhan apa tuntutan mahasiswa,” tanggapnya, Kamis, 3 November.

Sadly juga mengatakan, kedepannya ada rancangan untuk merenovasi perpustakaan menjadi satu lantai penuh.

“Itu dihrapkan satu lantai itu semua bisa dipakai untuk perpustakan sehingga akan lebih memberikan keluasan, kenyamanan kepada mahasiswa,” ungkapnya.

“Mahasiswa yang ribut itu nanti kita lihat, saya akan panggil nanti direktur perpustakaannya untuk bisa dibuatkan informasi untuk tetap berisi pengumuman jangan berisik supaya memberi kesan yang bagus,” ujar Sadly.

Editor: Risky Amaliyah

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here