KERTASONLINE.COM – Himpunan Mahasiswa Diploma 3 (D3) Akuntansi (Himatansi) Universitas Fajar (Unifa) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Pajak 0,5% UMKM Sebagai Insentif dan Pendorong Berwirausaha,” Rabu, 16 Januari, di Ballroom Unifa.

Seminar yang merupakan salah satu konten acara dari Accounting Fair (Acc Fair) 2019 itu, menghadirkan pelbagai pemateri diantaranya, Koordinator Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulawesi Selatan (Sulsel), Fungsionaris Dirjen Pajak, serta Wakil Sekertaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) PT Sulsel.

Rektor Unifa, Dr Mulyadi Hamid, mengatakan, seminar ini adalah salah satu momentum yang tepat bagi masyarakat, khususnya dikalangan mahasiswa yang ingin menjadi wirausahawan muda.

“Jadi ini untuk lebih memahami bagaimana kebijakan insentif 0,5%. Berharap, bahwa para mahasiswa dapat menjadi wirausahawan baru kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Hipmi, Muhammad Rizal Syam, mengungkapkan, tantangan utama yang biasanya dirasakan bagi pemula dalam berwirausaha adalah karena pajaknya.

“Untuk itu, sangat dibutuhkan pengetahuan yang lebih untuk langkah awal dalam berwirausaha, di samping itu, mereka juga membutuhkan bimbingan dan dorongan,” jelasnya.

Koordinator PLUT, Bahrul Ulum Ilham, menyebut, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penopang dalam perekonomian negara, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya sumbangan yang diberikan.

“Sekarang ada program UMKM naik kelas yang bertujuan untuk bagaimana usaha mikro, kecil dan menegah bisa lebih berkembang dari segi pelanggannya serta membuat usaha yang berskala lebih luas,” katanya. (asd/*)

Editor: Yustika Jauhari

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here