Unifa Skors Empat Mahasiswa, Ini Penyebabnya

0
1074
Ketua Komdis sekaligus Deputi Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Nur Khaerat Nur.

KERTASONLINE.COM – Empat pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Pecinta Alam (Kompala) Universitas Fajar (Unifa) dijatuhi sanksi skors selama satu semester, Sabtu, 3 Maret lalu.

Penjatuhan sanksi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor. 005/SKEP/R-UNIFA/II/2018 tentang pemberian sanksi skors. Keemapat mahasiswa tersebut yaitu Yadi Pratama dan M. Ruli Pratama (Ilmu Komunikasi), Rusli (Manajemen), dan Taufiq Nur Yahya (Hubungan Internasional).

Pengurus UKM Kompala itu diduga telah melakukan tindakan indisiplin karena merusak dinding yang dibuat oleh kampus. Dulunya mereka jadikan sebagai akses pintu sekretariat.

Ketua Komisi Disiplin (Komdis), Nur Khaerat Nur menyatakan, pemberian sanksi tersebut didasari atas pelanggaran pada pasal 4 ayat 6 Surat Keputusan Rektor Unifa Nomor. 004/SENAT-UNIFA/IX/2008 tentang ketentuan dan ketertiban dalam kampus.

Surat Kepetusan Rektor tersebut berbunyi, barang siapa dengan sengaja merusak, menghilangkan, merobek, menggelapkan, dan atau mengambil seluruhnya, atau sebagian barang inventaris Unifa maka akan diberi sanksi.

“Yang diperaturan itu, masalah kedisiplinan itu semua, sudah dijabarkan sesuai dengan tingkat kesalahannya,” terang Khaerat saat ditemui di ruangannya, belum lama ini.

Khaerat mengungkapkan, keempat mahasiswa itu telah mengaku melakukan tindakan tersebut di hadapan Komdis. “Berdasarkan hasilnya di Komdis, itu kan dimintai semua keterangan, dan dia sampaikan secara terbuka (mengaku, red),” sambungnya.

Berdasarkan sanksi tersebut, Yadi Pratama, salah satu mahasiswa yang terkena skors merasa kecewa dengan putusan yang dikeluarkan Komdis. Pasalnya, dia tidak diberi kesempatan untuk menjelaskan bagaimana kejadiannya.

“Kami tiba (di ruang rapat), kata staf Deputi Rektor III (ketua Komdis) sudah selesai rapat, hasil Komdis sudah menyepakati untuk memberi skors, tanpa memberikan kami keterangan dan pembelaan untuk menceritakan sebenarnya,” katanya.

Editor : Nurparamadina

Facebook Comments