KKN Keenam, Syamsuddin: Diharapkan Ada Bantuan Mahasiswa

0
206

MAKASSAR, KERTASONLINE.COM — Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Fajar (Unifa) yang keenam mengusung tema, “Unifa Untuk Desa Berdaya”. KKN tersebut akan dilaksanakan di dua kecamatan di Kabupten Gowa, yakni Parangloe dan Tinggimoncong, yang berlangsung mulai dari 1 Agustus sampai 17 September 2016 mendatang.

Sejumlah 340 mahasiswa ditargetkan mengikuti KKN tersebut, yaitu dari Fakultas Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial (FEIS) 284 orang dan Fakultas Teknik (FT) 56 orang. Namun sampai saat ini, Minggu, 17 Juli, hanya 320 orang yang melakukan pendaftaran.

Adapun syarat untuk mengikuti KKN Yaitu dengan membayar biaya registrasi sebesar lima ratus lima puluh ribu rupiah dan mengisi formulir KKN dan pernyataan mahasiswa, serta pesetujuan orang tua atau wali mahasiswa. Informasi yang diterima kertasonline.com dari ketua KKN Unifa, Syamsuddin mengatakan biaya registrasi tersebut akan digunakan untuk living cost, transport penerjunan, stimulasi program, pembuatan jaket dan lain sebagainya.

Disamping dana stimulasi program yang disediakan, Syamsuddin mengharapkan kemandirian mahasiswa untuk menambah dana tersebut dalam menjalankan program-program KKNnya. “Misalnya mau bikin kegiatan apa disana, diharapkan ada bantuan mahasiswa untuk melakukan kegiatan. Misalnya, disana nanti bisa saja mengajukan proposal di perusahaan yang ada di Gowa,” katanya.

Peserta KKN nantinya akan ditempatkan di 43 dusun dari 15 desa yang ada di kedua Kecamatan yang sudah ditetapkan. Di kecamatan Parangloe akan ditempatkan 169 mahasiswa untuk mengisi dusun-dusun yang ada di desa Belabori, Bontoparang, Lanna, Belapunranga, Bontokassi, Borisallo, dan Lonjoboko. Sedangkan di kecamatan Tinggimoncong akan ditempatkan 171 mahasiswa untuk mengisi kelurahan Malino, kelurahan Bulutana, kelurahan Ganbarang,  kelurahan Bontolerung, kelurahan Pattapang, kelurahan Garassi, dan kelurahan Parigi.

Salah satu program kegiatan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KNN disetiap program studi nantinya yakni secara keseleruhan di FT akan mengajarkan teknologi tepat guna, Manajemen akan mengajarkan tata kelola desa, Hubungan Internasional bersifat umum, Komunikasi memperkenalkan dunia jurnalistik dan publick speaking, Akuntasnsi mengajarkan gemar menabung serta pembukuan desa dan Sastra Inggris akan mengajarkan bahasa inggris.

“Untuk penilaian nanti ada tiga faktor yaitu penilaian dari teman kelompok, penilaian dari kepala dusun, dan penilaian dari pengawas atau supervisior,” tambah Syamsudin. Ia juga mengaharapkan agar para mahasiswa bekerja dengan baik dan mengikuti aturan yang dibuat, serta ikut berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan di sana.

“Jangan sampai terlalu banyak ke Makassar. Kemudian yang saya tekankan kita ikut berpartisipasi aktif disana dalam rangka kan ada 17 agustus, kemudian idul adha kita dapat, kemudian info terakhir yang saya dapatkan kemarin bahwa di Gowa nanti ada pekan wisata di Malino bulan agustus. Kita berpartisipasi di sana disamping itu mempriomosikan kita punya lembaga,” tutupnya.

Dalam pembekalan yang akan dilaksanakan di hari Selasa, 19 Juli mendatang akan diberikan beberapa materi yaitu, umum dan entrepreneur, diskripsi lokasi, sikap etika dan perilaku, tatacara penulisan laporan dan penilaian.

Penulis : Arief Bobhil
Editor    : Andi Nur Isman Sofyan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here