Kades Pitumpidange Sebut Mahasiswa KKN Bukan Buruh

0
601
Potret warga desa Pitumpidange dalam sesi tanya jawab terkait pemaparan program kerja dari peserta KKN-E Angkatan X Desa Pitumpidange,Kec. Libureng, Kab. Bone, Sabtu, 18 Agustus.

KERTASONLINE.COM — Kepala Desa (Kades) Pitumpidange, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Andi Amran, meminta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata  (KKN) Entrepreneur Universitas Fajar (Unifa) bisa menjadi pemikir bagi masyarakat desa. Bukan menjadi buruh.

Hal itu dikatakannya pada seminar porgram kerja mahasiswa KKN Entrepreneur, di Kantor Desa Pitumpidange, Sabtu, 18 Agustus.

Andi Amran menyampaikan kepada warga bahwa mahasiswa jangan dijadikan sebagai buruh. Melainkan seorang pemikir.

“Saya mohon ini masyarakat juga jangan 100 persen disuruh ke mahasiswa. Karena mahasiswa ini cuman datang untuk berpikir dan berinovasi, proses kerjanya mohon dibantu,” ujarnya.

Salah satu warga, Andi Sulkarnain, berharap agar para mahasiswa bisa menyalurkan keilmuan yang dimiliki kepada masyarakat.

“Kami hanya butuh desain. Adapun pengerjaannya tadi bapak kepala desa sudah menyampaikan bahwa mahasiswa jangan dijadikan sebagai budak (buruh, red), artinya dengan keilmuan yang dimiliki mudah-mudahan ini bisa diberikan kepada kami,” ungkapnya.

Sementara, Supervisor Desa Pitumpidange, Teri, mengatakan, sekarang zamannya sudah berbeda. Mahasiswa KKN tidak hanya dibutuhkan sebagai eksekutor yang membangun secara fisik, tetapi juga menjadi inovator yang memberi kreasi.

“Ini kan karena terjadinya perubahan persepsi, jadi mahasiswa KKN dahulu itu terkesan mereka itu sebagai eksekutor, jadi ketika desa tersebut membutuhkan apa dari fisik, akhirnya mahasiswa KKN yang diperintahkan,” katanya. (*)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here