Inventaris LK Unifa Kemalingan, Kompor hingga Kipas Angin Digasak

0
508
Ilustrasi

KERTASONLINE.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Fajar (Unifa) telah menempati Kantor Kesekretariatan. Sebelumnya, mereka berlembaga tanpa sekretariat di kampus selama berbulan-bulan lantaran direlokasi.

Meski begitu, beberapa UKM merasa kecewa dengan sistem keamanan gudang, tempat di mana LK menyimpan inventaris lembaganya. Akibatnya, kompor hingga kipas angin pun digasak.

Hal tersebut diakui Ketua Sanggar Seni Karampuang (SSK), Taufiq Effendi, mengaku sangat menyayangkan kejadian itu. Pasalnya, pihaknya telah menanyakan langsung kepada security mengenai inventarisnya yang hilang saat relokasi, namun tak ada tanggapan dari bagian keamanan.

“Songkok laricci juga hilang termasuk inventaris kipas angin, dan karpet. Saya rasa sudah aman mi kemarin tempatnya, itupun sudah terkunci di gendung D, mungkin pihak keamanan yang kurang menjaga,” jelasnya.

Kejadian serupa turut dialami, UKM Korps Sukarela Palang merah Indonesia (KSR-PMI) Unit 126. Komandan UKM KSR, Syahrir Ardiansyah, mengatakan, merasa kecewa dengan sistem keamanan kampus. Sebab, lembaganya banyak kehilangan barang inventaris.

“Saya sedikit kecewa juga sebenarnya sama pihak birokrasi yang memfasilitasi terkait kesekretariatan mahasiswa. Kami kehilangan peralatan Outdoor seperti tas, tandu, kompor, tenda, dan peralatan lainnya saat relokasi sekret,” bebernya.

Selain itu, Syahrir menambahkan, karena kejadian itu, KSR sampai kesulitan ketika menempati kantor kesekretariatan yang baru.

“Sekarang mungkin ini di sekretnya KSR kosong sekali, tidak ada isinya apa-apa,” imbuhnya sembari memperlihatkan ruangan sekret KSR di lantai dua.

Setelah dikonfirmasi, Deputi Rektor III Bidang Kemahasiswaandan Alumni, Nur Khaerat Nur, menyampaikan, terkait inventaris LK yang hilang, Ia tidak tahu mengenai hal itu. Kata Dia, saat relokasi mahasiswa diarahkan untuk mengangkut barang-barang mereka keluar kampus hingga renovasi diselesaikan.

“Kalau mau simpan ya silahkan simpan, tapi tidak dijamin keamanannya. Jangan sampai menyimpan inventaris yang sifatnya pribadi, sementara yang kita amankan hanya inventaris yang memang milik kampus,” pungkasnya. (Ald/*)

Editor: Yustika Jauhari

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here