KERTASONLINE.COM – Universitas Fajar (Unifa) menyelenggarakan kuliah umum yang merupakan rangkaian acara dari Diplomacy Festival (DiploFest) dengan tema “Prospek Kerjasama Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik” di Ballroom Unifa, Jumat, 22 Februari.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri RI, Dr. Siswo Pramono, mengatakan, sebuah negara tidak akan menjadi besar jika hanya mengandalkan politik.

“Susah untuk berkembang tanpa semangat leadership kewirausaha. Kawasan Indo Pasifik lahir dari terminologi kebutuhan untuk membangun kawasan yang lebih damai,” ujarnya saat menyampaikan materi.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, Bhineka Tunggal Ika menjadi penyemangat dalam pelbagai konsep Indonesia Pasifik.

“Mengsinergikan artinya tetap mengakui adanya pelbagai konsep yang berbeda-beda namun perlu dicari titik-titik commonalities,” katanya.

Sementara itu, Rektor Unifa, Dr Mulyadi Hamid, menyebut, Unifa orientasinya entrepreneur University.

“Apalagi diplomasi negara saat ini memang dilihat pelbagai aspek salah satunya ekonomi saat ini, Unifa akan mencanangkan salah satu universitas yang selalu mendukung program pelestarian lingkungan,” ungkapnya. (dew/*)

Editor: Fitriani

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here