DR I: KKN-E Mata Kuliah Open Semester

0
354
Deputi Rektor I Bidang Akademik, Dr. Mulyadi Hamid, M.Si membawakan materi KKN Entrepreneur Unifa pada pembekalan KKN-E VII di Fajar Room Graha Pena lantai 4, Jumat, 10 Februari. (Siti Suhartina A/KERTAS)

MAKASSAR, KERTASONLINE.COM – Deputi Rektor (DR) I Bidang Akademik dan Kerjasama, DR. Mulyadi Hamid, M.Si menjelaskan KKN-E merupakan mata kuliah Open Semester, sehingga KKN-E bisa dilangsungkan di tiap semester.

Hal tersebut diungkapkan Mulyadi Hamid saat ditemui di ruangannya, Jumat, 2 Juni. Dia menjelaskan, pada kurikulum kampus, mata kuliah KKN-E disebut Open Semester karena disajikan di setiap semester.

“Berbeda dengan mata kuliah lain. Mata kuliah lain itu hanya disajikan di semester genap atau di semester ganjil. Jadi bukan tiap semester ada,” jelas Mulyadi.

Lebih jauh dia mengatakan, selain KKN-E, mata kuliah seperti KO-Kurikuler dan Skripsi juga termasuk mata kuliah Open Semester.

“Itu untuk mempermudah. Mempermudah mahasiswa. Bisa dibayangkan kalau anak-anak (mahasiswa) tidak KKN tahun ini, maka dia harus menunggu satu tahun untuk baru bisa KKN,” ungkapnya.

Mata kuliah Open Semester seperti KKN-E, lanjut dia, bersifat kondisional. KKN-E, kata Mulyadi, akan dilaksakan ketika ada mahasiswa yang mendaftarkan diri.

“Kalau ada mahasiswa, dilaksanakan di tiap semester. Tapi kalau tidak ada mahasiswa yang bisa, yah tidak dong. Yang jelas disediakan untuk bisa dilakukan di setiap semester,” kata Deputi Rektor yang menangani bidang Akademik itu.

Selain itu, dia juga menjelaskan mengenai persyaratan pendaftaran peserta KKN-E. Standar untuk mendaftarkan diri sebagai peserta KKN-E yakni telah melulusi sekiranya 110 SKS.

kendati demikian, mahasiswa yang ingin mendaftarkan diri namun belum memenuhi 110 SKS bisa mendapat kebijakan di Ketua Program Studi (Kaprodi) masing-masing.

“Kalau kurang dari sini (110 SKS), biasa ada pertimbangan ketua Prodi. Jadi aturan normal kita 110. Tapi kalau Prodi menganggap kalau ada anak (mahasiswa) yang mungkin 100 atau belum sampai 110, Prodi mengatakan ini kayaknya sudah oke, boleh direkomendasikan,” tutup Mulyadi.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here