Dapat Akreditasi B dari BAN-PT, Unifa Buka Program MMS

0
92
Rektor Unifa, Prof. Sadly Abdul Djabar MPA saat memberikan sambutan Kamis, 10 Agustus. (Sumber Foto : http://www.dikti.go.id)

KERTASONLINE.COM Setelah Universitas Fajar (Unifa) memperoleh akreditasi  B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Indonesia, Unifa akhirnya membuka program Magister Manajemen Stratejik (MMS) yang diresmikan Kamis, 10 Agustus kemarin oleh Menristekdikti, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph. D., Ak.

Rektor Unifa, Prof. H. Sadly Abdul Djabar, MPA dalam sambutannya mengatakan, setelah memperoleh peringkat B, Unifa ingin melakukan peningkatan pendidikan lanjutan untuk program pascasarjana manajemen tersebut.

“kita memperoleh peringkat B dari BAN-PT, berusaha untuk ingin melakukan suatu peningkatan pendidikan lanjutan untuk pascasarjana manajemen, dan melihat di internet ternyata di kawasan Indonesia timur ini belum ada, nah itu satu alasan kami,” Jelas Sadly.

Lebih lanjut, ia mengatakan, alasan kedua Unifa membuka program tersebut karena melihat banyaknya top-top leader yang memerlukan MMS sebagai pendidikan lanjutan mereka.

“Kami sengaja menawarkan ini karena kami anggap bahwa manajemen stratejik adalah salah satu kajian yang sangat diperlukan pada setiap mereka yang ingin nanti pada saatnya menjadi pemimpin apakah itu di pemerintahan atau di swasta dan sebagainya,” Sambungya.

Dilain sisi, Ketua Program studi (Kaprodi) Manajemen, Dr. Ir. Mujahid, SE, MM mengungkapkan, bahwa jika ditinjau dari segi sarana dan prasarana, kampus biru (Unifa) memang sudah siap untuk membuka MMS.

“Melihat perkembangan sekarang ini, sangat mungkin untuk Unifa melakukan penambahan program studi, khususnya manajemen. Karena kenapa, ini suatu keharusan bahwa ketika kita membuka suatu program studi, syarat utamanya itu adalah sarana prasarana dan itu sudah kita lakukan,” pungkas Mujahid.

Tidak sampai disitu, ia juga menerangkan sebelum Unifa berhasil membuka program itu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika suatu Universitas ingin membuka pascasarjana.

“Kemudian setelah itu progres pengembangan mahasiswanya juga bagus, kemudian syarat lainnya adalah minimal mempunyai 6 orang doktor atau alumni S3. Kita diminta untuk menyusun suatu proposal atau saat ini disebut Borang. Ketika itu sudah dipenuhi dan memenuhi syarat maka otomatis kita akan memperoleh izin untuk proses pelaksaannya,” terang Mujahid

Sementara itu, Mujahid pun membeberkan kalau nantinya akan ada dosen internal maupun eksternal yang akan mengajar di program MMS itu.

“Kalau untuk program studi manajemen yang ada di S1 sekarang sudah cukup, karena kita ini sudah mempunyai 6 doktor. Kemudian masih membutuhkan dosen dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Politeknik Negeri Ujung Pandang,” katanya.

Kendati demikian, Program yang merupakan hasil kerjasama antara Unifa dengan Indonesia Stratejik Manajemen Society (ISMS) Pusat yang dilakukan beberapa waktu lalu itu sudah dibuka sejak 10 Agustus hingga 31 Oktober mendatang.

Editor : Nurparamadina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here