Bukan Civitas Akademika Unifa? Masuk Kampus Mesti Bayar

0
605
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Fajar Ujungpandang (YPFU), HM Alwi Hamu, saat melakukan pemantauan simulasi penggunaan sistem tiketing, Sabtu, 8 Desember.

KERTASONLINE.COM – Sistem tiketing di Universitas Fajar (Unifa) sudah diresmikan, Sabtu, 8 Desember kemarin. Akan tetapi, belum bisa difungsikan karena masih ada beberapa sistem yang perlu dibenahi.

“Kami sudah meresmikan tadi, tetapi ini masih tahap pengetesan, kami masih uji coba, mungkin satu minggu lagi atau dua sampai tiga hari lagi sudah mulai jalan,” kata Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Fajar Ujungpandang (YPFU), HM Alwi Hamu, saat ditemui usai peresmian.

Terkait sistemnya, Alwi mengatakan, tidak ada perbedaan dengan yang diterapkan di Graha Pena (kampus II). Seluruh civitas akademika yang berada dalam lingkup YPFU tidak dikenakan tarif pembayaran.

“Sistemnya kan sudah pernah dilakukan, sudah beberapa tahun mahasiswa melakukan itu waktu di Graha Pena. Jadi untuk mahasiswa dan semua yang ada di bawah yayasan, tidak akan berbayar,” tegasnya.

Sementara itu, Kordinator Pengelola Parkir, Ismail, menjelaskan, mengenai pengaplikasian sistemnya, pihaknya akan melakukan pengimputan data berdasarkan plat kendaraan.

“Plat yang tidak tercatat dalam penginputan itu, mereka harus bayar karena tidak terinput di dalam,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Program Studi D3 Akuntansi, Muhammad Pandu Dirgantara, merasa khawatir dengan pengaplikasiannya nanti. Menurutnya, jangan sampai berdampak pada kemacetan di area kampus.

“Kalau masalah keamanan oke, tapi itu lagi, membuat macet biasa, bikin lama di situ menumpuk kendaraan pasti sampai ke jalan luar apa lagi mobil,” ungkapnya. (Tik/*)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here