Begini Kronologi Cekcok Mahasiswa di Unifa

0
1077
Ilustrasi

Penulis : Yustika Jauhari – Muhammad Fazril Al-zanni

KERTASONLINE.COM – Mahasiswa masih menunggu kejelasan insiden cekcok, Kamis malam, 8 November. Akibat kejadian itu, beberapa mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Fajar (Unifa) menderita luka-luka.

Menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Komunikasi (Himakom), Shinta Utami, ada dua versi cerita yang berbeda dalam kejadian. Pertama, mahasiswa Fakultas Teknik (FT), mengatakan, kejadian yang bermula di lift itu sempat menimbulkan perdebatan. Namun, berbeda dengan yang dikatakan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi.

“Tiga anak komunikasi yang ada di lift mengaku waktu hari Senin (29 Oktober) itu, tidak pernah mendengar ada perdebatan. Tapi memang ada yang bilang kalau anak komunikasi ji semua di sini. Setelah itu langsung ji ditutup lift. Tidak ada lagi perdebatan,” jelasnya, Jumat, 9 November

Cekcok di lift disebut-sebut terulang esok harinya, Selasa, 30 Oktober. Namun, menurut Shinta, kejadian kedua ini tak melibatkan mahasiswa komunikasi.

“Beda, yang kedua bukan anak komunikasi, tapi kata si (mahasiswa) teknik, dia lihat orang yang sama kemarin waktu di lift. Jadi, dia menyimpulkan anak komunikasi juga. Sudah diklarifikasi waktu rapat kemarin, pelaku yang bicara dalam lift itu belum diketahui siapa,” jelas Shinta.

Shinta mengklaim, jika beberapa mahasiswa komunikasi terkena pukulan. “Termasuk salah satu pengurusku yang lukanya jadi bengkak, lebam. Kacamatanya hancur,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Senat FT Unifa, Bunny Lisal, mengatakan, masih belum bisa untuk membahas kejadian.
“Saya mau kumpulkan dulu semua fakta-fakta yang ada,” katanya, saat ditemui di depan gedung Rektorat Unifa, sore tadi.

Berikut kronologi insiden cekcok yang dikumpulkan dari berbagai sumber:

– Cekcok antara oknum mahasiswa Fakultas Teknik (FT) dan Prodi Ilmu Komunikasi bermula di lift Senin siang, 29 Oktober.

– Kedua pihak adu mulut lantaran dua oknum mahasiswi FT tersinggung dengan pernyataan beberapa oknum mahasiswa komunikasi yang sudah lebih dahulu di dalam lift. Mereka merasa tak diperkenankan menggunakan lift.

– Kejadian yang sama terjadi esok sorenya, Selasa,  30 Oktober. Dua oknum mahasiswi FT itu kembali merasa mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan.

– Kedua pihak menanggapi serius insiden di lift itu. Lalu memutuskan untuk membicarakannya di Gedung C, Kamis, 8 November.

– Situasi justru makin memanas usai pertemuan, bakda magrib. Buntutnya, beberapa mahasiswa Ilmu Komunikasi dikeroyok. Tak terkecuali Ketua Himakom, Shinta Utami, juga terkena pukulan.

– Beberapa menit kemudian, pihak birokrasi akhirnya turun tangan meredam aksi pengeroyokan itu.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here