Alwi Hamu Nyatakan Ada Fasilitas Olahraga, Sebelumnya Dikatakan Tidak Ada

0
720
Tampak pembangunan gedung baru Universitas Fajar (Unifa). (A. Nur Isman Sofyan/KERTAS)

KERTASONLINE.COM – Direktur Utama (Dirut) PT Fajar Grup, Alwi Hamu kembali menerangkan bahwa fasilitas olahraga di Universitas Fajar (Unifa) bakal diadakan, setelah sebelumnya sudah dipastikan tidak ada.

Pada 22 Juni lalu saat melakukan peninjauan gedung baru Unifa, dia menyatakan bahwa sudah dipastikan tidak ada fasilitas untuk berolahraga. Lahan yang dimiliki Unifa dinilai sempit untuk menghadirkan fasilitas tersebut.

Baca: Tinjau Pembangunan, Alwi Hamu: Tidak Ada Fasilitas Olahraga

Saat diberitakan, salah satau mahasiswa menekankan bahwa pada Permendikbud No. 44 Tahun 2015, telah disampaikan Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran pasal 31 ayat 1 bagian (g) yaitu paling sedikit terdiri atas sarana olahraga.

“Sudah jelas sekali bahwasanya di Unifa memang harus ada sarana olahraga,” tegas Rustanto Azis, mahasiswa Teknik Arsitektur itu, 25 Juni lalu.

Selain itu, menanggapi pernyataan awal Alwi Hamu yang mengatakan luas lahan Unifa sempit sehingga tidak akan ada sarana olahraga dianggapnya bukan sebagai solusi cerdas. “Kalau memang kita kekurangan lahan, kenapa tidak kita adakan sarana olahraga yang tidak memakan lahan seperti sarana olahraga indoor,” ujar Rustanto.

Saat dikonfirmasi ulang beberapa waktu lalu, Alwi Hamu mengatakan, lahan untuk sarana olahraga sudah disiapkan. Namun, untuk proses pengerjaannya masih menunggu perampungan gedung baru Unifa.

“Di belakang (gedung D) kan nanti ada gedung olahraganya di belakang. Rencana di situ kalau sudah selesai dipindah semua (barang proyek) yah di belakang dibikinkan,” singkat Alwi Hamu, setelah menghadiri Halal Bi Halal Unifa, 5 Juli lalu.

Sementara itu, Deputi Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Nur Khaerat Nur S.T.,M.T. mengatakan, rencananya lapangan yang akan disediakan oleh kampus nantinya berada di parkiran samping kantin.

“Rencana ini kalau sudah berpindah kantinnya di pelataran, ini kan bisa difungsikan nantinya. Ada lapangan-lapangan volli, ada lapangan-lapangan yang bisa disetting untuk bisa kegiatan-kegiatan olahraga,” ujar Khaerat, sore tadi.

Dia menerangkan, lahan olahraga tersebut sebagian tetap akan digunakan sebagai parkiran. Namun, lanjut Khaerat, ada waktu tertentu untuk bisa menggunakan lapangan tersebut. “Tinggal diaturlah teknisnya. Paling tidak ada space untuk bisa digunakan untuk berolahraga,” terangnya.

Lebih lanjut Khaerat menjelaskan, untuk pengadaan fasilitas olahraga di belakang gedung D yang sebelumnya merupakan sebuah lapangan, akan diserahkan kepada Fajar Utama untuk melakulan pengelolaan.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here