AA Siap selesaikan Polemik BEM Di Universitas Fajar Makassar

0
310

MAKASSAR, KERTASONLINE.COM – BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas Fajar (Unifa) Makassar selama dua tahun terakhir ini Vakum. Sehubungan dengan  polemik tersebut UKM PERS Unifa menggelar sebuah dialog yang bertajuk “BEM : Rekontruksi atau Dekontruksi?”, Rabu, 15 Juni yang berlangsung di Pelataran Aula Unifa.

Dalam dialog tersebut Ketua Senat Mahasiswa FEIS mengatakan bahwa “sebenarnya BEM hanya butuh sosok atau figur yang mau maju untuk menyelesaikan polemik yang terjadi selama ini”. Sehubungan dengan hal tersebut, ketika dialog telah berakhir ada seseorang yang mendatangi redaksi kertasonline.com berinisial AA  menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai figur yang akan menyelesaikan polemik BEM.

AA masih enggan memperkenalkan nama aslinya dikarenakan sosok tersebut masih menunggu waktu yang tepat untuk mempublish siapa dia sebenarnya. “ini belum waktunya saya mempublish siapa saya sebenarnya sampai ada persiapan-persiapan  untuk pengakuan BEM kembali di Unifa”. Ungkapnya.

AA juga mengutarakan kepeduliannya terhadap permasalahan kelembagan di Unifa yang menjadi alasan ia ingin maju sebagai figur ketua BEM selanjutnya.

“alasan  saya cuma satu yaitu sampai sekarang lembaga di Unifa dinamikanya itu tidak bisa ditebak karena tidak adanya suatu lembaga eksekutif yang menaungi hal itu. Jadi setelah mengikuti dialog tadi, saya memutuskan bersedia menjadi figur untuk menyelesaikan polemik – polemik dalam BEM.” Terangnya.

AA menambahkan niatnya maju sebagai sosok yang ingin menyelesaikan polemik BEM di Unifa tentunya diiringi dengan mental dan keberanian yang kuat.  “bukan saya merasa lebih pantas dibanding dengan teman mahasiswa yang lain,  bukan saya mengatakan saya lebih cerdas dibandingkan dengan teman – teman yang lain tapi saya berani memasang diri paling depan yang tentunya masih membutuhkan bantuan. Ini modal mental dan keberanian.” paparnya.

Ketika ditanya mengapa baru sekarang ingin maju sebagai ketua BEM Unifa, AA punya jawabannya. “Kenapa bukan sejak dulu saya maju sebagai figur untuk menyelesaikan polemik di BEM karena pada saat itu saya masih dalam tahap berproses dan saya juga merupakan orang yang tidak mau semena – mena mengambil sebuah keputusan atau mengambil sebuah jabatan. Dan saat ini saya merasa sudah siap untuk menjadi sosok atau figur yang dibutuhkan oleh BEM”. lugasnya.

Jika ia betul – betul menjadi sosok tersebut, maka AA akan melakukan langkah pertama yakni mengadakan sebuah forum khusus untuk senat mahasiswa FEIS dan senat mahasiswa Teknik.

Reporter : Heldayanti

Editor : Amalia Febriana

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here