18 Maba Prodi Ilmu Komunikasi Tak Ikuti Kobar

0
392
Pelepasan Peserta KOBAR 16 yang dilepas langsung Kaprodi Ilmu Komunikasi Unifa siang tadi di pelataran aula, Jumat, 14 Oktober. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, 14 hingga 16 Oktober 2016 di Ta'deang Maros. (Sumber: komunikasiunifa)
Pelepasan Peserta KOBAR 16 yang dilepas langsung Kaprodi Ilmu Komunikasi Unifa siang tadi di pelataran aula, Jumat, 14 Oktober. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, 14 hingga 16 Oktober 2016 di Ta'deang Maros. (Sumber: komunikasiunifa)
Pelepasan Peserta Kobar 16 yang dilepas langsung Kaprodi Ilmu Komunikasi Unifa siang tadi di pelataran aula, Jumat, 14 Oktober. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, 14 hingga 16 Oktober 2016 di Ta’deang Maros. (Sumber: komunikasiunifa)
Heldayanti | KERTAS

MAKASSAR, KERTASONLINE.COM – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Universitas Fajar (Unifa) menggelar prosesi pelepasan peserta Komunikasi Bina Akrab (Kobar) 2016 sebelum berangkat ke lokasi, Jumat, 14 Oktober. Namun, dari 151 jumlah Mahasiswa Baru (Maba) Prodi Ilmu Komunikasi, hanya sekira 133 yang dapat mengikuti kegiatan.

Tidak ikutnya 18 peserta tersebut dikarenakan sebagian dari mereka tidak mendapat izin dari orang tua dan sedang dalam keadaan sakit.

“Yang lain itu ada yang tidak diiznkan dari orang tuanya sebab masih banyak yang menganggap kalau bina akrab sebagai ajang perpeloncohan,“ tutur Ketua Panitia, Ahmad Fikri.

Ia mengaku, pihak panitia sudah melakukan pelbagai cara untuk mendapat izin dari orang tua peserta. Bahkan penasehat akademik telah menghubungi orang tua masing-masing peserta, namun tetap tidak mendapatkan izin.

Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Komunukasi, Hj. Yusmanizar, S.Sos.,M.I.Kom sangat menyayangkan hal tersebut. “Maunya semuanya ikut, tapi kudapatmi (sudah tahu. Red) itu yang dilarang sama orang tuanya, maumi di apa, kita juga tidak bisa memaksa,” katanya.

Ketua Umum Himakom, Ribi’i Hanzholah mengatakan, pengaruh tidak ikutnya peserta pada Kobar terdapat pada sertifikat peserta. “Sertifikat ini sangat berpengaruh pada mata kuliah ko-kurikuler,” jelasnya.

Editor: Andi Nur Isman Sofyan

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here