Puisi: Rasa

Widyaningsih | KERTAS Memasuki musim penghujan di bulan Oktober Masih ku teguhkan hati pada kenistaan Bahwasanya aku mecoba mengubur sebuah rasa Yang tak ku tahu untuk memberinya goresan pada dada batu nisan   Perihal dirimu yang coba ku tepiskan Perihal dirimu...

Puisi: Terjebak

Widyaningsih | KERTAS Terenyuh, saat kau bercumbu dengan sepi Nampak kau begitu melarat Ingin ku buka pintu hatimu   Namun, tatapanmu setajam belati Mengisyaratkan agar aku berlalu Membuatkan sekat untuk aku tak berani mendekatimu   Hingga suaramu bergeming dari kejauhan Dengan lirih membuatku diam...

Tulisan Pemimpi

Aku sengaja menuliskan sajak Aku sengaja menuliskan puisi Keduanya kutulis hingga tak terhitung jumlahnya Dan semuanya kutulis khusus untukmu, para pemimpin negeriku   Aku sengaja menuliskan sajak Aku sengaja menuliskan puisi Karena aku tahu, betapa sulitnya bertemu denganmu Apalagi berbicara sambil meneguk...

Pejuang Kuliah

Kobaran asa awali langkahnya Tatapan masa depan kian cemerlang dalam pikirnya Impiannya tak sekedar canda Melainkan doa untuk anaknya Agar kelak menjadi lebih dari dirinya Untukmu pejuang kuliah Kenyataan mungkin tak sesuai harapmu Karena dunia mulai merebah Tetapi pikirmu tak pernah merubah Tentang...

Teruntuk Dia

Melupakanmu adalah suatu keterpaksaan Yang memaksaku untuk menjadi orang yang amnesia seketika Demi untuk menjaga satu hati Di atas kesakitan hati yang lain Dan sebut saja itu aku.   Rasa yang sama Dari dua hati yang berbeda Untuk hati yang sama Mundur Atas...

BERITA TERPOPULER

OPINI

Unifa Masih Membiru Belum Menghijau

“Taman-taman kampus juga akan ditata sedemikian rupa. Kita mau green university. Nanti kita lihat di mana tempat dan lokasinya,” ujar pemilik PT.Fajar Group yang kerap...